Archive for September, 2008

Telkomselflash Ancur Banget

saya pelanggan telkomsel flash unlimited baru hampir satu bulan.
harapan untuk menggunakan fasilitas internet yang berbiaya wajar (bukan yang harganya gila2an) menjadi dasar keputusan saya menggunakan telkomselflash unlimited. Karena memang tidak bermaksud untuk digunakan dengan kecepatan yang sangat tinggi (kecepatan normal saja, 256-512 kbps) maka saya memutuskan untuk menggunakan paket unlimited 256 kbps.

Tapi apa yang kemudian saya dapatkan. Setelah sulitnya mendaftarkan diri menjadi pelanggan kartu Halo (syarat telkomselflash adalah menggunakan kartu Halo) karena saya harus bolak2 menanyakan kelanjutan proses registrasi saya yang memakan waktu cukup lama, 3 minggu, dan itu pun harus bolak2 datang ke grapari karena pihak grapari tidak mau memberikan nomor telepon yang bisa dihubungi. Hal ini sangat menggagu aktivitas sehari-hari.

Setelah sabar menunggu akhirnya proses registrasi berhasil dan kartu flash saya berhasil aktif. Saya cukup appreciate karena pada saat mengambil kartu, dijanjikan bahwa fasilitas telkomselflash akan aktif paling cepat malam harinya, atau paling lambat esok siang hari. Dan ternyata malam harinya pun, sudah ada konfirmasi dari telkomsel bahwa telkomselflash saya sudah diaktifkan.

Pada awalnya saya cukup puas dengan kinerja telkomselflash, walaupun kalau boleh jujur, kecepatan yang dihasilkan sama sekali di bawah kecepatan yang dipromosikan oleh telkomsel. Pada saat itu, kecepatan download rata-rata adalah sekitar 30-80 kbps. Tetapi setelah beberapa lama, ada peningkatan kecepatan menjadi sekitar 120-150 kbps. Saya tidak tahu apakah ini terjadi karena saya berkali-kali komplain baik kepada grapari maupun call center telkomsel.

Yang terakhir ini sangat mengecewakan saya, dan saya yakin para pelanggan telkomselflash yang lain pun mengalami hal yang sama, karena saya pernah membaca keluhan-keluhan yang sama terjadi pada saya dalam sebuah forum di internet.

Dua hari yang lalu saya masih dapat menggunakan telkomselflash saya dengan normal. Tetapi pada malam hari yang lalu (31 Agustus 2008) pukul 21.00, telkomselflash saya tidak bisa connect sama sekali. Kemudian saya mencoba untuk merestart laptop saya. Namun setelah berulang kali dicoba, hal yang sama tetap terjadi. Lalu saya mencoba untuk mengganti jaringan menjadi GPRS saja. Hasilnya berhasil, namun seperti yang kita tahu, GPRS itu pantasnya digunakan untuk hanphone, bukan laptop (komputer) karena lambatnya amit-amit. Lalu saya mencoba lagi untuk menggunakan jaringan UMTS, hasilnya tetap tidak bisa. Saya mengambil kesimpulan bahwa jaringan UMTS Telkomselflash bermasalah. Setelah 2 jam, saya complain ke 116 (saya menghubungi dengan menggunakan kartu AS karena kartu Halo memang dikhususkan untuk internet saja) pada pukul 23.00. Setelah dimintai nomor telkomselflash, kemudian saya diminta untuk mengulangi lagi koneksi telkomselflash. Dan hasilnya, bisa…

Keesokan harinya (hari ini, 1 September 2008) saya mencoba lagi telkomselflash saya. Siang harinya pada pukul 12an, koneksi berjalan lancar. Tetapi pada malam harinya, pukul 19.45, koneksi kembali tidak dapat dilakukan. Berulang kali saya mencoba dan merestart laptop saya, hasilnya sama saja, tidak bisa. Lalu saya kembali menghubungi 116, dan setelah memberikan nomor dan kemudian diminta untuk mengulang koneksi, hasilnya bisa lagi. Jadi, saya berkesimpulan, klo mau menggunakan jaringan UMTS, kita harus menelepon dulu ke call center Telkomsel untuk kemudian memberikan nomor telkomselflash kita dan kemudian diberikan ijin untuk mengaksesnya. Sungguh pemikiran yang picik dan primitif..

Tidak disangka Telkomsel yang memiliki pelanggan paling banyak di Indonesia dan perusahaan GSM yang paling gencar mengadakan promosi dan iklan melakukan tindakan yang sangat tidak terhormat dengan menyulitkan pelanggan untuk mengkonsumsi produknya. Sangat disayangkan, perusahaan sekelas Telkomsel masih melakukan cara-cara dan tindakan kampungan untuk mengambil keuntungan dari pelanggannya.

Jujur saja, menurut saya, Telkomsel sudah tidak perlu lagi untuk mengeluarkan dana yang begitu besar untuk promosi dan iklannya. Telkomsel sudah memliki pelanggan yang sangat banyak. Justru yang perlu dilakukan oleh Telkomsel adalah memberikan layanan dan kualitas terbaik bagi pelanggannya. Percuma dana yang dihabiskan untuk promosi dan iklan apabila kemudian pelanggan lari dari Telkomsel karena kecewa akan layanan dan kualitas yang dijanjikan tidak sesuai dengan yang diterimanya.

Tolong direksi dan komisaris Telkomsel untuk turun tangan mengurus hal-hal yang sebenarnya sangat mudah ini. Mungkin direksi dan komisaris Telkomsel pantasnya duduk sebagai petugas call center saja karena tidak becus mengurus perusahaan ini.

Janji adalah utang. Jangan janji kalau tidak bisa/mau ditepati.
Telkomselflash ancur banget.
Telkomsel ancur banget.
Kampung…!!!!!!!!

13 comments September 1, 2008


Top Posts

Recent Comments

CSnya neh...… on TELKOMSEL FLASH Menuai Ma…
ria on TELKOMSEL FLASH Menuai Ma…
anon on TELKOMSEL FLASH Menuai Ma…
rudi on TELKOMSEL FLASH Menuai Ma…
primamanik on TELKOMSEL FLASH Menuai Ma…

Pages