It’s not ILOVEU
Sometimes, we express our love for someone who have relationship with us with saying I Love U (ILU), I Need U(INU), or even I Heart U (IHU) for them, and maybe we can say that ‘thing’ for thousand times to our couple.
But.. Is it really important ?
I think in relationship there is something more important called ITU and IBU than ILU, INU, and so on… ITU and IBU means I Trust U and I Believe U.. I think that was the first reason and commitment to make any relationship with someone we love.. And a reason to make any relationship to be last longer.
Last but not least, Happy Val’z days pals..
May we shared this love of Valentines not only for today..
not only for someone we loved…
But share it everyday for someone we loved and share it for peoples who never feel to be loved in their life..
Posted with WordPress for BlackBerry.
Nyanyian Baru
Sari Simorangkir – Allegro (2011)
Biar langit bumi berlalu
Namun firmanMu
Tinggal dalamku
Walau semua datang menghadang
Aku tak gentar
Tuhan yang berfirman membebaskanku
Nyanyian baru kunaikkan
Bagi Rajaku
Dia pahlawanku
Pengharapanku kan bersinar
Dalam Kristus Tuhan
Sumber kemenangan
Las Ni Roha Sian Surgo
Sari Simorangkir - Allegro (2011)
Las ni roha sian Surgo
Ido gogoni partodionku
Hu ida do Tuhan marhuaso
So galumbangi menak dongan laut
Las ni roha sian Surgo
Ido gogoni partodionku
Hu ida do Tuhan marhuaso
Haba habas Ho menak dongan laut
Haleluya Ho dibagasan rohakhon
Asa firman nang tondinghi
Paroha gogoon di ahu
Haleluya marolop olop rohakhon
Las ni roha sian Surgoi
Manggohi ahu
Hujaloma Hamonanganhi
Sari Simorangkir - Allegro (2011)
Hami naung tinobusMi
Ai durus do mudarMi
Ro mamuji muji goarMi
Hami on do joloMi
Jala si tindangiMi
Ho Debata na mangolui
Mangeahahi na dijolo
Dapot tumpal hangoluan
Hujaloma hagogoonMi
Hujaloma hamongananMi
Naung pinarade siboannonMi
pardalananki
Didiape hajongjonganhi
Tu diape pardalananhi
Baenonmudo halonganan boloni
Sai pargogoi ma hami on Tuhan
Sai pargogoi ma hami on
Planning, Seberapa Penting?
Malam, rekan2 smua. Malam ini saya tergerak untuk berbagi sebuah pemikiran mengenai planning. Seperti yg qt ketahui bersama, planning merupakan rencana. Lalu planning seperti apa yg akan qt bahas bersama kali ini?
Planning yg akan qt bahas kali ini adlh planning menyangkut kehidupan qt sehari2.
Setiap hari qt bangun pagi, sarapan -bagi yg terbiasa sarapan-, mandi pagi -bagi yg terbiasa mandi hehehe-, lalu berangkat ke tempat qt beraktivitas sehari2. Ada yg pergi ke sekolah, ke kampus, kantor, pasar, bank, atau sekedar d rumah menyelesaikan tanggung jawab sbg ibu rumah tangga.
Lalu, dmn letak planningnya? Apakah selama ini qt telah menyiapkan planning dlm hidup qt sehari2? Apakah selama ini qt mengikuti alur/siklus aktivitas tsb saja? Malam hari qt langsung tdr,tanpa berpikir apa yg sbaiknya qt kerjakan lebih dl esok pagi?
Lalu apa pentingnya qt menyiapkan dalam pikiran qt prioritas yg akan qt lakukan esok pagi? Bayangkan bila Anda seorang yg pelupa. Esok hari Anda memiliki jadwal meeting dg client penting. Tanpa planning, Anda bs saja lupa menyiapkan setiap detil yg Anda butuhkan dalam meeting tsb. Mungkin sj Anda lupa membawa laser pointer untuk presentasi. Hal kecil, namun bisa sangat mengganggu bila terjadi pd saat2 penting.
Bayangkan bila esok hari tiba2 atasan Anda memberikan tugas mendadak. Tanpa planning, bisa saja Anda kelabakan dg tugas tsb, sehingga bukan hanya tugas tsb yg tidak selesai dg baik, namun tugas2 rutin Anda pun niscaya akan terganggu.
Contoh dlm tulisan ini hanya sebagian kecil dari kemungkinan2 yg dpt saja terjadi apabila qt tdk mempersiapkan segalanya dg baik. Salah satu cara untuk mempersiapkannya adalah dengan planning.
Lain waktu saya akan berbagi mengenai tips membuat planning yg mudah diaplikasikan tp dapat memberikan efek yang dahsyat bagi hidup Anda.
Mungkin Anda dapat menambahkan beberapa contoh yg berkaitan dg planning. Silahkan Anda berbagi, dan saya akan dg senang hati menambahkannya dlm blog ini sesuai dg pengalaman dan atas nama Anda.
Sudah siapkah Anda membuat planning untuk esok hari?
Posted with WordPress for BlackBerry.
HAPPY NEW YEAR 2011 !!
Wishing u all the best in the next prosperous n wonderful year to come.
HAPPY NEW YEAR 2011 !!
Posted with WordPress for BlackBerry.
Salah Membaca Data, IPO KS hanya oversubscribe 1,8 kali!!
Berikut ini adalah petikan dari berita yang diambil dari republika.co.id mengenai penjelasan kesalahan membaca data IPO Krakatau Steel.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA—Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) menilai ada kesalahan dalam melihat angka kelebihan permintaan (oversubcribed) penawaran saham perdana (IPO) PT Krakatau Steel Tbk. Pemesanan yang sebelumnya dikatakan mencapai sembilan (9) kali pada realisasi hanya 1,8 kali.
“Tidak ada perbedaaan data oversubcribed, itu hanya ada salah pengertian dalam membaca. Katanya oversubcribed gede, itu menunjukan kelebihan minat dan minat itu tidak relevan,” ujar Kepala Bapepam LK, Fuad Rahmany, di kantor Kementrian Keuangan, Kamis (18/11).
Menurut Fuad, angka relevan dalam proses pemesanan itu hanya 1,8 kali dari alokasi yang ditawarkan sebesar 3,1 miliar lembar saham. Bahkan pada 4 November (proses penjatahan), tingkat pemesanan oleh investor hanya 1,5 kali. Tidak sampai angka dua kali lipatnya.
Soal oversubcribed mencapai 9,1 kali, kata Fuad, angka tersebut jauh sebelum tanggal 4 November. “Itu tanggal 25 sampai 26 Oktober sebelum keluar pernyataan efektif. Jadi gak bener kalau oversubcribed sampai 9 kali, itu salah mmbaca laporan,” terangnya.
Apakah ada kesalahan membaca oleh underwriter? Fuad berpendapat tidak demikian. “Saya rasa mereka mengerti. Yang penting sekarang masyarakat tahu. Kami sudah mengasih tahu ini loh sehingga masyarakat tahu soal Krakatau Steel (dengan harga Rp 850 per lembar saham). Semua wajar-wajar saja,” terangnya.
Red: Budi Raharjo
Rep: Teguh Fimansyah
Dapat Anda bayangkan, untuk suatu peristiwa sangat besar tersebut, IPO dari perusahaan baja terbesar di Indonesia, yang perencanaan awalnya sudah dimulai bertahun-tahun yang lalu, muncul sebuah kekonyolan, atau bahkan bisa kita sebut sebagai BANYOLAN yang patut kita tertawai dengan sekeras-kerasnya..
IPO KS ini sudah direncanakan sejak lama, prosesnya banyak disorot oleh media massa, dan masyarakat pun sangat antusias dan menunggu-nunggu serta berharap untuk dapat “mencicipi” kepemilikan dalam perusahaan ini.
Dari pemberitaan dan harapan yang begitu tinggi tersebut, yang terjadi malah anti-klimaks!! Masyarakat kecewa karena banyak yang memesan dan tidak kebagian jatah IPO. Pertanyaannya ke mana larinya saham IPO KS ini?
Berikutnya, hanya dalam dua hari melantai di BEI, saham KS mengalami aksi jual besar-besaran dari investor asing, investor yang digadang-gadang oleh menteri BUMN sebagai investor berkualitas dan memiliki time horizon jangka panjang. Pertanyaan berikutnya, bagaimana penentuan investor berkualitas itu?
Banyolan ketiga adalah bahwa ada isu yang berkembang bahwa ada sekelompok wartawan yang meminta jatah atas IPO KS tersebut, disebutkan bahwa wartawan tersebut meminta jatah sebanyak 1.500 lot! Kalau wartawan saja bisa meminta jatah, bagaimana dengan para anggota dewan? menteri? petinggi parpol? Sebelumnya, ada indikasi bahwa proses IPO ini diwarnai dengan aksi “jatah-jatahan” kepada para orang-orang yang, sepertinya, dianggap terhormat di atas.
Dan BANYOLAN terakhir yang terdapat juga di harian KOMPAS pagi ini adalah adanya kesalahan membaca data yang diungkap oleh Ketua BAPEPAM-LK Fuad Rahmany. Disebut Fuad, IPO KS hanya oversubscribe 1,8 kali. Jauh dari angka 9 kali yang selama ini, bahkan sampai hari ketujuh melantai diakui oleh para pihak yang memiliki wewenang dan tanggung jawab atas IPO KS, seperti Menteri BUMN, sekuritas yang menjadi underwriter, Bahana, Mandiri, dan Danareksa.
Pertanyaannya adalah, siapa yang bertanggung jawab atas PENYESATAN DAN PEMBOHONGAN PUBLIK ini?? Informasi yang seharusnya diketahui publik secara proporsional dan terbuka, malah menjadi banyolan yang menjijikan.
Kalau memang sudah baru diketahui sekarang, siapa yang bertanggung jawab atas perbedaan angka oversubscribe yang begitu besar tersebut?
Kalau sudah diketahui sejak lama, mengapa pada saat sebelum listing, hal tersebut tidak dibuka kepada publik? Bukankah IPO merupakaan Initial Public Offering, yang didalamnya mengandung makna bahwa publik sebagai pihak yang ditawarkan berhak mendapatkan informasi sejelas-jelasnya, dan setransparan mungkin agar tidak salah dalam mengambil keputusan.
Saya pribadi tidak habis pikir di mana sebenarnya letak “banyolan” yang sedang berlangsung ini. Mungkin inilah yang menjadi wajah asli bangsa kita, berbanyol-banyol ria untuk mengisi harta pribadi.
Menteri BUMN sudah koar-koar dengan angka 9 untuk oversubscribe, para penjamin emisi (underwriter) pun setali tiga uang, pagi ini ada yang ujug-ujug menyumbangkan suaranya untuk mengatakan oversubscribe hanya 1,8 kali, dan dengan enteng menjawab bahwa ada kesalahan membaca data.
Bapak-bapak yang terhormat, Anda memiliki staf ahli, dan Anda sendiri pun bukan seorang amatiran, kan? Anda bukan seorang anak ingusan yang baru lahir kemarin sore yang dengan entengnya hari ini ngomong ini, besok ngomong itu, minta maaf dan tidak sama sekali merasa bersalah, kan?
Anda berada pada posisi dan jabatan Anda sekarang ini karena Anda dipercaya memiliki kemampuan dan keahlian, kan? Kalau hanya membaca data saja Anda tidak mampu, apa Anda tidak malu dengan anak SD?
Posted with WordPress for BlackBerry.
Pajak Kendaraan Progresif, Solusi Tanpa Arti
Meringis rasanya membaca berita di harian Kompas berikut ini..
link : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/08/05/0429017/Pajak.Kendaraan.Progresif.Disetujui
Dikatakan akan adanya perlakuan pajak progresif terhadap pajak kendaraan bermotor, yang mengakibatkan pajak kendaraan bermotor atas nama pribadi kedua, ketiga, dan seterusnya akan berbeda dan semakin meningkat… Untuk lengkapnya, silahkan klik link di atas..
Sulit dipahami mengapa DPR menyetujui hal ini. Seperti yang kita sama2 tahu, bahwa benar adanya kemacetan selalu terjadi di kota-kota besar di Indonesia, terutama di Jakarta. Namun dengan menerapkan wacana pajak prograsif ini, apakah benar dampaknya akan signifikan terhadap kemacetan di jalan2 di kota2 besar??
Dikatakan bahwa pajak untuk kendaraan pertama adalah sebesar 2% dari nilai jual, sedangkan pajak untuk kendaraan kedua dan selanjutnya akan bervariasi dari 2% sampai 10%. Ada beberapa hal yang menjadi kelemahan peraturan ini.
-
Bagaimana pemerintah bisa mengetahui kendaraan tersebut adalah kendaraan pertama, kedua, ketiga, dst…? Bagaimana jika dalam satu keluarga ada 4 kendaraan bermotor yang diatasnamakan ayah, ibu, anak, dan kakeknya?? Bukankah dengan diatasnamakan orang yang berbeda, semua kendaraan di keluarga tersebut akan menjadi kendaraan pertama dan aturan pajak ini tidak bisa dimaksimalkan?
-
Pemilik kendaraan bermotor yang lebih dari satu dapat dipastikan adalah orang2 yang berduit… Tidak menjadi masalah bagi mereka untuk membayar pajak progresif ini. Kalau hanya mengeluarkan 6 sampai 15 juta dalam satu tahun untuk membayar pajak progresif atas kepemilikan 3-4 mobilnya, hal ini tidak akan menyurutkan minat mereka untuk memiliki mobil lebih dari 1.
-
Apakah mungkin seseorang dapat mengemudikan 2-3 mobil sekaligus, sehingga memacetkan jalanan?? Toh dalam kenyataannya seseorang hanya dapat mengendarai 1 mobil dari sekian mobil miliknya dalam waktu yang bersamaan. Jadi tidak relevan apabila kepemilikan beberapa mobil sekaligus dijadikan alasan kemacetan di jalanan kota2 besar. Dengan tidak relevannya kepemilikan sejumlah mobil terhadap kemacetan, maka secara otomatis tidak relevan juga pengenaan pajak progresif atas kepemilikan sejumlah kendaraan.
Saya rasa pemerintah hanya berusaha mencari kambing hitam atas kemacetan yang setiap hari terjadi, dan tanpa melihat serta mengkaji lebih lanjut mengenai penyebab sesungguhnya kemacetan tersebut, pemerintah (DPR) dengan semena2 mengeluarkan aturan2 yang dibuat-buat. Kemacetan yang tiap hari terjadi adalah akibat dari minimnya tingkat pertumbuhan infrastuktur jalan dan minimnya kualitas serta kuantitas angkutan umum massal yang bisa digunakan oleh masyarakat. Kedua hal inilah sebenarnya inti dari kemacetan yang kerap kita alami tiap hari.
Saya sendiri kurang mengetahui angka pertumbuhan kendaraan bermotor dan angka pertumbuhan jalan tiap tahunnya.. Saya hanya menggunakan pendekatan sederhana. Setiap hari di jalan raya, saya selalu menemukan mobil-mobil baru yang masih mengkilap dengan plat nomor bulan-bulan berjalan, misalkan bulan 06-14, 07-14 atau 08-14. Ini tanda bahwa setiap harinya selalu ada mobil/motor baru di jalan raya. Namun naasnya, pertumbuhan kendaraan ini tidak diikuti dengan pertumbuhan jalan. Tidak pernah saya menemukan adanya jalan baru yang dibuka oleh pemerintah. Jalan yang ada ya jalan yang itu-itu ajah.. Jelas bahwa ini akan berakibat pada makin padat dan makin macetnya jalanan kita.
Dengan pembelian mobil-mobil baru, masyarakat sudah menyumbang angka pertumbuhan ekonomi bagi negara ini. Justru berkebalikan dari itu, pemerintah sendiri tidak menyumbang apa-apa terhadap pertumbuhan ekonomi karena tidak mengeluarkan anggaran belanja apapun untuk menambah infrastuktur jalan. Apabila kita bicara tentang aspek fiskal, sumbangan pemerintah NOL besar.. Mengapa sumbangan angka pertumbuhan ekonomi yang diberikan oleh masyarakat justru diredam oleh pemerintah sendiri? Ini sangat kontradiktif dengan wacana pemerintah yang mengelu-elukan keberhasilan pertumbuhan ekonomi yang dicapai selama ini.
Dengan pajak progresif ini, pemerintah ingin masyarakat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan beralih ke kendaraan umum. Tapi tidak berotakkah orang yang mewacanakan hal ini?? Kendaraan umum di negeri kita tercinta ini sangat memprihatinkan.
Dari segi keamanan, kereta api rawan anjlok dan tabrakan, bus-bus banyak yang sudah tidak layak jalan dan tidak pernah lagi diinspeksi untuk mengetahui kondisi keamanan bus tersebut, angkutan kota banyak yang ugal-ugalan dan mengancam keselamatan penumpangnya. Belum lagi ditambah copet, rampok, penipu, penghipnotis yang berkeliaran di kendaraan-kendaraan umum tersebut.
Dari segi kenyamanan, kereta api, bus, dan angkutan umum lainnya sangat jauh dari kata nyaman. Berdesakan, berimpitan, kursi yang bocel-bocel, sampah, corat-coret, bau, panas, dan masih banyak ketidaknyamanan lain yang kita “nikmati” jika menggunakan transportasi umum.
Beralih ke penggunaan pajak tersebut, hanya sebesar 10% dari pajak tersebut yang digunakan untuk pembangunan infrastuktur jalan. Lalu yang 90% lari ke mana?? Bukankah yang sangat diperlukan saat ini adalah penambahan jalan?? Bukankah tujuan akhir dari tarif pajak progresif kendaraan bermotor ini adalah untuk mengatasi kemacetan? Kalau tidak ada penambahan jalan, bagaimana kemacetan bisa berkurang?? Lagi-lagi terlihat adanya inkonsistensi peraturan yang dibuat oleh pemerintah.
Persoalan berikutnya adalah tarif pajak bahan bakar kendaraan bermotor yang disebut-sebut akan divariasikan sesuai dengan daerah masing-masing. Ini akan mencuatkan isu lama terjadinya pembelian besar-besaran di wilayah yang tarif pajak BBMnya rendah untuk kemudian dijual/digunakan di wilayah yang pajak BBMnya tinggi. Sekali lagi, ini tidak memecahkan masalah.
Sangat disayangkan, pemerintah yang selama ini diharapkan bisa bekerja untuk masyarakat, tidak pernah bisa mengetahui kebutuhan masyarakat dan mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan itu. Pemerintah hanya berpikiran pendek dan mencari untung dari peraturan yang dibuatnya. Dengan pajak progresif, maka akan semakin banyaklah pendapatan pemerintah dari pajak.
Saya rasa, pemerintah yang baik dan berhasil adalah pemerintah yang menerapkan pajak 0% terhadap warga negaranya, namun masih bisa mencukupi kebutuhan warganya… Pemerintah yang terus-menerus menggerus pendapatan warganya denga dalih pajak, seharusnya malu karena selalu menjadi penghisap darah warga negaranya..
Sebentar lagi, INDONESIA ku akan berulang tahun yang ke 64, namun usia yang cukup dewasa ini tidak sejalan dengan kedewasaan pemerintahnya sendiri…..
Berkabunglah Indonesia, pada hari jadimu yang ke 64…..
TELKOMSEL FLASH Menuai Malu
From : cs_telkomsel <cs@telkomsel.co.id>
telkomsel, selamat subuh… ada yang bisa dibantu…?? baik, maaf atas ketidaknyamanannya, diberitahukan kepada seluruh pelanggan telkomsel flash, bahwa jaringan kami sudah terlalu berat untuk menampung koneksi internet para pelanggan sekalian.. dikarenakan jaringan yang terlalu berat itu, maka sering terjadi network tiimeout dan juga kecepatan download yang turun drastis sampai pada kecepatan yang tidak bisa kami bayangkan sebelumnya… sungguh buruk memang pelayanan kami.. kami akui kebodohan kami.. maka dari itu, kami menyarankan agar para pelanggan sekalian berpindah haluan pada para rekanan ISP lain yang tersedia saat ini, seperti IM2, XL, dan juga rekan baru kami, SMART…
selamat menikmati ketidaknyamanan bersama TELKOMSHIT FLEZZ…



Recent Comments